Kameranews.com // Medan
Perkumpulan Ibu Katolik Gereja Paroki St Ignatius Loyola Medan Tamora menggelar pertemuan Kekeluargaan bersama pasangan dan keluarga di salah satu kediaman anggota di Jalan SM Raja Km 10.6, Medan Amplas, Kota Medan, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat kebersamaan serta memperkuat pelayanan antar anggota dalam kehidupan bergereja.
Pertemuan tersebut diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh bapak Oscar Tampubolon, M.Pdk. Dalam pesannya, ia mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam kehidupan rohani, khususnya keterlibatan para suami dalam mendukung aktivitas pelayanan para ibu di gereja.
Menurutnya, keharmonisan keluarga menjadi fondasi utama dalam menjalankan pelayanan kepada Tuhan dan sesama. Karena itu, ia mengajak para ibu untuk tidak berjalan sendiri dalam pelayanan, melainkan melibatkan seluruh anggota keluarga agar tetap hidup dalam kasih Tuhan.
Sementara itu, PS Kasat Lantas Polres Labuhanbatu Selatan, IPTU Rostati Sihombing, S.Psi., M.Psi., C.H.T., C.N.L.P., yang juga merupakan pengurus Perkumpulan Ibu Katolik Paroki St Ignatius Loyola Medan Tamora, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momen ibadah dan syukur, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antar anggota.
Ia mengatakan, perkumpulan ibu-ibu Katolik memiliki peran penting dalam pelayanan pastoral di tengah jemaat, khususnya dalam memberikan dukungan moral dan spiritual kepada sesama.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi dalam pelayanan gereja. Kami juga hadir sebagai konselor atau peer counselor bagi ibu-ibu yang membutuhkan teman berbagi cerita dan dukungan,” ujar IPTU Rostati Sihombing.
Menurutnya, pelayanan yang dilakukan para anggota bukan sekadar kegiatan organisasi, melainkan bentuk nyata pengabdian yang dilandasi kasih.
“Ibu-ibu Perkumpulan Katolik melayani dengan hati dan kasih. Mendengarkan, meneguhkan, dan mewartakan Injil mulai dari keluarga dan sesama. Semoga Tuhan selalu memberkati kita semua,” tambahnya.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para anggota yang hadir tampak saling berbagi pengalaman, memperkuat iman, serta meneguhkan semangat pelayanan agar terus menjadi berkat bagi keluarga, gereja, dan masyarakat.
(M.Y.K.Simanjuntak)






