Jakarta Timur — Upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan terus dilakukan Polsek Pasar Rebo melalui Program Jaga Jakarta On The Spot. Kegiatan yang berlangsung di Pos Kamling Jalan Kalisari Raya II Gang H. Muin RT 001 RW 02, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Selasa malam (23/6/2026), menjadi wadah dialog langsung antara aparat kepolisian dan warga untuk membahas berbagai persoalan kamtibmas di lingkungan permukiman.
Dihadiri Wakapolsek Pasar Rebo AKP Rudi Markus S., S.H., hadir bersama Kanit Binmas AKP Daldiri dan Kanit Intelkam IPTU Simson Lantu. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur masyarakat mulai dari Ketua RW, Ketua RT, tokoh agama, FKDM, Karang Taruna, Pokdar Kamtibmas, ibu-ibu Dasawisma, hingga warga setempat.
Dalam suasana penuh keakraban, kepolisian menyerap berbagai masukan dan aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan yang saat ini menjadi perhatian bersama, seperti tawuran remaja, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, rumah kosong yang ditinggal pemiliknya, hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.
Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya melalui Wakapolsek AKP Rudi Markus menegaskan bahwa Program Jaga Jakarta On The Spot merupakan salah satu upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Program ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang efektif antara kepolisian dan masyarakat. Keamanan lingkungan tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayahnya masing-masing,” ujar AKP Rudi Markus.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diajak untuk kembali menghidupkan budaya ronda malam dan mengoptimalkan fungsi pos kamling sebagai pusat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Ketua RT dan RW juga didorong menjadi garda terdepan dalam membangun kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan.
Selain itu, warga diimbau untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas remaja di lingkungan masing-masing guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran yang masih menjadi salah satu perhatian utama di wilayah Jakarta Timur. Peran keluarga dan lingkungan dinilai sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku yang melanggar hukum.
Polsek Pasar Rebo juga mendorong warga untuk memanfaatkan teknologi keamanan dengan pemasangan kamera pengawas atau CCTV pada titik-titik strategis, terutama di jalur keluar masuk lingkungan. Langkah tersebut dinilai efektif membantu pengawasan sekaligus mempermudah proses penyelidikan apabila terjadi tindak pidana.
“Kami mengajak seluruh warga untuk tidak ragu memberikan informasi sekecil apa pun terkait potensi gangguan keamanan. Apabila ada kejadian mencurigakan, segera hubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek Pasar Rebo agar dapat segera ditindaklanjuti. Kecepatan informasi sangat membantu dalam upaya pencegahan maupun penanganan gangguan kamtibmas,” lanjutnya.
Polsek Pasar Rebo juga mengajak masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial di lingkungan tempat tinggal, meningkatkan komunikasi antarwarga, serta membangun budaya saling menjaga sebagai langkah nyata menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.
Melalui Program Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Pasar Rebo berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengarkan, melayani, dan bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.
